8:00 - 17:00

Our Opening Hours Mon. - Fri.

6281315558283

Phone and Whatsapp

Search

OTG COVID-19 Mengalami Kenaikan di Jakarta

OTG COVID-19

OTG COVID-19 adalah salah satu masalah lain yang didahapi oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 (Gugus Tugas COVID-19). Dilaporkan bahwa jumlah orang  yang tidak menunjukkan gejala infeksi coronavirus atau orang tanpa gejala (OTG) terus meningkat, mencapai lebih 1.546 hingga saat ini. “Ada 1.546 pembawa tanpa gejala (Orang Tanpa Gejala/OTG),” kata anggota Gugus Tugas COVID-19 Ani Ruspitawati melalui konferensi pers online di Balai Kota, Selasa, 5 Mei.

Angka tersebut meningkat selama beberapa hari terakhir. Per hari Minggu, 3 Mei, jumlah silent carrier virus tersebut berjumlah 1.347 orang dan tercatat 1.544 orang pada hari Senin. Diperkirakan jumlah OTG COVID-19 akan terus meningkat.  Menurut Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng Muhammad Faqih, sekitar 80 persen orang yang terinfeksi tidak menunjukkan gejala.

 

Baca Juga: Airbnb Rumahkan Karyawan Akibat Pandemi Covid-19

 

“OTG  COVID-19 namun tidak menunjukkan gejala klinis apa pun. Sebelumnya, mereka dikategorikan sebagai ODP, namun sekarang dipisah. OTG adalah orang yang tidak menunjukkan gejala sama sekali dan ODP ada;ah orang dengan gejala yang sangat ringan dapat mengisolasi diri sendiri di rumah,” kata Daeng dalam wawancara khusus dengan majalah Tempo edisi 21 April 2020. Daeng lebih lanjut mengingatkan pentingnya manajemen OTG mengingat orang-orang yang bersentuhan/berinteraksi dengan mereka tidak curiga bahwa mereka terinfeksi coronavirus.

 

Baca Juga: Jokowi Teken Perppu Tunda Pilkada 2020 di Tengah Wabah

 

Untuk menangani fenomena tanpa gejala COVID-19, masyarakat dapat melakukan gaya hidup bersih dan sehat. Selain menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat,  masyarakat dapat mengikuti protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak serta tetap diam di rumah demi memutus mata rantai penyebaran virus dari OTG ke kelompok rentan. Penanganan lain yang bisa dilakukan adalah dengan meningkatkan imunitas setiap orang,  membatasi mobilitas dan memperbanyak pemeriksaan kesehatan di masa pandemi COVID-19.

Admin DSLA
Admin DSLA

No Comments

Leave a Comment

WhatsApp chat